Acer Iconia Talk S, Tablet 7 inci RAM 1GB Bisa Video Chat


Minggu ini Acer memberikan kejutan pada konsumen dengan rencana perilisan tablet dengan ukuran layar 7 inci yang siap menerima update Android Lollipop dari Google. Tablet ini memiliki fitur video call. Lalu, bagaimana dengan spesifikasi yang diberikan oleh Acer?

Acer Iconia Talk S
Acer Iconia Talk S

Iconia Talk S telah mengusung layar 7 inci berteknologi IPS (in-plane switch) dengan resolusi HD 720 x 1280 piksel. Cukup standar memang untuk sebuah tablet dengan harga yang terjangkau, sekitar Rp3 juta.

Menengok di bawah kap mesin dari Acer Iconia Talk S, terdapat prosesor tangguh berarsitektur 64-bit buatan Qualcomm, yaitu Snapdragon 410. Kegiatan multitasking lewat tablet Android ini juga lebih nyaman dan lancar berkat adanya RAM berkapasitas 1GB dan flash memory lega sebesar 16GB. Pengguna juga masih bisa memperbesar kapasitas penyimpanan hingga 128GB dengan menambahkan kartu mikroSD.

Dengan batere berkapasitas jumbo 3780mAh, pengguna bisa melakukan aktivitas surfing di dunia maya seharian. Keberadaan OS Android KitKat yang menjadi OS bawaan dari Iconia Talk S juga memberikan pengalaman pemakaian yang lebih efisien dan hemat daya.

Mengingat pengguna masih belum terlalu sering menggunakan tablet sebagai kamera utama mereka, Acer hanya membenamkan sebuah sensor beresolusi 5MP untuk kamera utama dari Acer Iconia Talk S. Tablet ini juga mendukung aksi-aksi selfie dengan adanya kamera depan 2MP.

Dalam waktu dekat, Acer nampaknya masih akan menjual Iconia Talk S untuk kawasan Taiwan saja. Tetapi Acer biasanya tetap akan menjual gadget-gadget mereka di beberapa kawasan Asia lain, seperti Indonesia.


Enam Smartphone Berkualitas Dengan Harga Murah Bulan Desember 2014


Sebagian besar smartphone-smartphone ini dikuasai oleh dua vendor besar asal Asia, Xiaomi dan Asus. Tercatat beberapa smartphone baru yang diluncurkan oleh Xiaomi dan Asus memang diberi harga yang murah, maksimal Rp2 jutaan saja. Namun, kedua merek itu tetap menyediakan hardware dan software terbaik di kelasnya, seperti kamera utama dengan resolusi diatas 7MP.

Lalu smartphone dan phablet murah berkualitas apa saja yang cocok untuk dibeli di akhir bulan ini? Berikut perangkat tersebut.

1. Xiaomi Redmi 1s


Sebagai pembukaan, ada smartphone Xiaomi Redmi 1s yang menjadi smartphone paling murah yang pernah dijual oleh Xiaomi yang kini menjadi vendor terbesar ketiga di dunia itu. Harga yang diberikan oleh Xiaomi Indonesia untuk Redmi 1s pun cukup murah, hanya Rp 1,5 jutaan.

Redmi 1s berbeda dengan smartphone-smartphone murah lain karena dibekali dengan spesifikasi handal seperti layar LCD IPS 4,7 inci, kamera utama 8 MP, prosesor Quad-core Snapdragon 1,6 GHz, plus RAM 1 GB.

Redmi 1s yang sebelumnya dijual hanya lewat flashsale Lazada pun kini sudah bisa dibeli secara offline dengan harga yang lebih mahal, yakni sekitar Rp 1,55 juta.

2. Asus ZenFone 4


Pesaing utama dari Xiaomi Redmi 1s adalah Asus ZenFone 4 yang sudah lebih dulu dijual secara luas di Indonesia dengan harga yang juga bersaing, yakni 1 jutaan saja di beberapa toko online. Namun, apabila Anda mencoba membeli di toko offline, harganya bisa melambung hingga 1,5 juta karena tingginya permintaan.

Tidak seperti Redmi 1s yang sudah membawa layar 4,7 inci, ZenFone 4 masih memakai layar LCD IPS 4 inci beresolusi 800 x 400 piksel. Tetapi, ZenFone 4 sudah dibekali dengan Ultra Sensitive Touchscreen dan lapisan kaca Gorilla Glass 3.

Selain itu, ZenFone 4 disokong dengan prosesor Intel Quad-thread 1,2 GHz dan RAM 1 GB untuk performa yang cukup mantap saat dipakai sehari-hari. OS ZenFone 4 juga sudah bisa diupdate Android KitKat, hal yang belum bisa dilakukan oleh Redmi 1s. Sayangnya, kamera utama dari ZenFone 4 masih 5 MP. Namun, tidak usah khawatir karena Asus telah membekali ZenFone 4 dengan teknologi PixelMaster yang memberikan gambar berkualitas tinggi.

3. Lenovo A328


Vendor asal China lain, Lenovo tidak mau kalah merilis smartphone murah dengan teknologi yang menawan. Lenovo A328, tercatat sebagai salah satu smartphone dengan prosesor Quad-core 1,3 GHz plus RAM 1 GB yang dijual dengan harga 1,5 jutaan.

Tidak hanya itu, Lenovo A328 telah mengusung fitur dual-camera dengan resolusi 5 MP plus flash (belakang) dan 2 MP (depan). Smartphone dengan layar 4,5 inci ini dapat menjalankan beragam aplikasi dengan lancar di OS Android KitKat.

Untuk menunjang kinerjanya, Lenovo A328 dilengkapi dengan baterai 2000 mAh yang dapat digunakan untuk aktivitas browsing di jaringan 3G lebih lama. Menjadikannya salah satu smartphone dengan harga terjangkau yang bisa dipertimbangkan untuk di beli di akhir bulan ini.

4. Motorola Moto G 2014


Nah, smartphone murah dengan hardware menggiurkan terakhir yang sudah tersedia di Indonesia adalah Motorola Moto G 2014 Edition. Smartphone ini dilengkapi dengan layar HD 5 inci berlapis Gorilla Glass 3, prosesor Quad-core 1,2 GHz dengan sokongan RAM 1 GB, dan flash memory hingga 16 GB.

Untuk mendapatkan Motorola Moto G edisi terbaru ini, Anda harus merogoh kocek yang tidak terlalu dalam, hanya sekitar 2 jutaan saja. Dengan harga itu, Anda bisa mendapatkan smartphone dengan kamera utama 8 MP plus update OS ke Android Lollipop di tahun depan.

5. Xiaomi Redmi Note


Setelah Redmi 1s, Xiaomi juga mengeluarkan sebuah phablet berkualitas dengan harga yang cukup terjangkau, yaitu Redmi Note. Phablet ini masih dijual secara resmi lewat flash sale Lazada saja dengan harga Rp 1.999.000.

Namun, bila Anda berminat membeli Redmi Note tidak lewat situs jualbeli online itu, bersiap-siaplah menggelontorkan dana yang lumayan besar, hingga Rp 2,5 juta.

Di dalam phabletnya itu, Xiaomi telah membenamkan prosesor Octa-core MediaTek dengan kecepatan clocking hingga 1,7 GHz, RAM jumbo 2 GB, plus baterai removable 3.100 mAh. Selain itu, phablet dengan bentang layar 5,5 inci ini hadir dengan kamera utama 13 MP dan kamera depan 5 MP.

Sayangnya, kerapatan layar dari Redmi Note hanya 267 ppi saja, cukup rendah bila dibanding dengan tablet berkualitas lain di pasaran. Kabar baiknya, khusus untuk Indonesia, Redmi Note resmi sudah dilengkapi dengan lapisan kaca Gorilla Glass 3.

6. Asus ZenFone 5


Di jajaran smartphone murah berkualitas berikutnya ada ZenFone 5 buatan Asus. ZenFone 5 yang juga menjadi pesaing utama dari Redmi Note ini dibanderol dengan harga Rp 2,2 juta dan sudah bisa didapat secara online atau offline di berbagai toko smartphone tanah air.

Dari segi spesifikasi, ZenFone 5 tidak kalah dengan Redmi Note mengingat smartphone 5 inci ini sudah membawa prosesor Quad-core dari Intel berkecepatan 1,6 GHz pluas RAM berkapasitas 2 GB.

Jika Anda doyan menyimpan banyak foto atau video, ZenFone 5 menawarkan kapasitas flash memory internal besar hingga 16 GB. Sementara itu, kamera utama dari ZenFone 5 sudah beresolusi 8 MP sedangkan kamera depannya 2 MP.

Perlu diketahui bila harga ZenFone 5 di pasaran bisa melonjak hingga 2,5 juta bila permintaan sedang naik. Tetapi, hal itu cukup sebanding mengingat ZenFone 5 akan bisa mendapat smartphone yang akan mendapat Android Lollipop tahun depan.


Mito A60 Fantasy U, Edit Foto Komplit di Smartphone


Mito A60 Fantasy U dibekali fasilitas edit foto langsung di smartphone tersebut. Dengan fitur ini, pengguna bisa mengatur beragam background, pencahayaan, kontras hingga membuat bingkai foto langsung di ponsel tersebut.

Mito A60 Fantasy U

Untuk menghasilkan pencahayaan yang pas dan proporsional, biasanya kita mengeditnya di PC atau laptop. Namun, di Mito A60 Fantasy U proses editing foto bisa dilakukan lebih mudah. Hasil foto yang diambil bisa langsung diedit saat itu juga.

Cara Mengedit Foto
Cara mengedit foto pada Mito A60 Fantasy U sangat mudah. Pertama, pilih foto pada menu Gallery. Kemudian pilih menu di bagian sudut kanan smartphone, kemudian pilih menu Edit.

Selanjutnya pilih fasilitas edit foto (apakah memilih edit pencahyaan, bingkai foto atau cropping foto). Jika Anda memilih untuk mengedit pencahayaan dan kecerahan gambar, maka pilih ikon lingkaran tanda plus dan minus yang berada di sebelah kanan bawah layar.

Ada banyak pilihan editing pencahayaan yang bisa digunakan, di antaranya edit cahaya otomatis, edit exposure, brightness, contrast, black and white, serta fasiltas curve yang bisa mengedit foto secara detail untuk bagian-bagian tertentu. Fasilitas ini layaknya Anda mengedit foto pakai Photoshop.

Untuk edit pencahayaan ini, Anda cukup mengeserkan scroll virtual ke kiri atau ke kanan. Jika digeserkan ke kiri berarti untuk menurunkan pencahyaan, mulai dari minus 10 sampai minus 100. Atau sebaliknya, jika Anda geserkan ke kanan akan menaikan pencahayaan, mulai dari +10 sampai +100. Setelah dianggap cukup mendapatkan pencahayaan gambar yang proporsional, Anda tinggal mengklik tanda centang untuk menyimpan hasil editan tersebut.

Membuat Bingkai
Fasilitas editing lainnya adalah membuat bingkai otomatis di setiap frame foto. Ada sekitar 11 frame foto yang bisa Anda pakai untuk membingkai langsung hasil jepretan Mito A60 Fantasy U.

Cara menggunakan frame foto juga sangat mudah, langkah-langkahnya sama persis ketika Anda mengedit pencahayaan. Begitupun dengan fasilitas cropping. Anda bisa membentuk foto sesuai dengan yang Anda mau.


Ponsel Awal Yang Bisa Mainkan Game Ternyata Bukan Dari Nokia


Apakah Anda masih ingat dengan ponsel Nokia 3310 yang melegenda itu? Di dalamnya Anda bisa menemukan aplikasi game sederhana yang menarik, seperti 'Space Impact' atau 'Snake'. Tapi tahukah Anda jika ponsel pertama yang mampu memainkan game bukan dari Nokia?

Ya, vendor yang pertama kali membuat ponsel yang bisa dipakai untuk memainkan game adalah Hagenuk yang bermarkas di Denmark. Pada tahun 1994, perusahaan Denmark itu mengeluarkan ponsel bernama Hagenuk MT-2000 yang mampu memainkan game legendaris, Tetris.


Hagenuk mengalahkan Nokia yang baru bisa mengeluarkan ponsel game mereka tiga tahun setelahnya lewat Nokia 6110. Ponsel jadul Nokia itu menandai kelahiran game 'Snake' yang kemudian juga muncul di Nokia 3310. Namun, sama seperti ponsel-ponsel jadul Nokia, MT-2000 hanya bisa memainkan Tetris dan tidak bisa diinstal dengan game lain.

Ponsel MT-2000 sendiri merupakan pengembangan dari ponsel Hagenuk MT-900 yang pertama diproduksi pada tahun 1992. Hagenuk MT-900 juga tercatat sebagai ponsel pertama di dunia yang menggunakan softkeys atau tombol yang bisa menjalankan beberapa fungsi sekaligus sesuai dengan perubahan user interface.

Tidak hanya menjadi ponsel gaming pertama, MT-2000 juga merupakan ponsel yang memakai antena built-in atau antena yang sudah terpasang di dalam bodi ponselnya.

Sayangnya, seperti yang dilansir oleh Phone Arena (16/11), ponsel Hagenuk MT-2000 tidak terlalu laku di pasaran dan kalah dari ponsel-ponsel buatan Nokia. Tentunya hal tersebut merupakan nasib yang ironis bagi ponsel pionir di dunia game mobile.


Penasaran Xiaomi Redmi 1S? Sudah Tersedia di Oke Shop, Global Teleshop dan Android Land


Sebelumnya smartphone ini hanya hadir via pre-order online, tapi sekarang Xiaomi Redmi 1S secara resmi mulai tersedia di seluruh jaringan PT Trikomsel Oke Tbk (Trikomsel) yang menjadi salah satu distributor Xiaomi di Indonesia. Toko-toko tersebut diantaranya OkeShop, Global Teleshop dan Android Land.

Sejak pertama kali diperkenalkan di pasar Indonesia pada bulan Agustus 2014, Xiaomi berhasil membuat banyak orang tertarik membeli Xiaomi Redmi 1S dengan harga terjangkau dan memiliki spesifikasi andalan seperti Quad Core prosesor Snapdragon 400 1.6GHz, lebar layar 4.7 inci, memori RAM 1GB dan internal storage berkapasitas 8GB.

Xiaomi Redmi 1S

Untuk memberikan pilihan yang pas bagi kebutuhan dan minat pengguna, Trikomsel lewat gerai-gerai ritelnya menghadirkan Xiaomi Redmi 1S dalam warna dark grey dan tersedia berbagai pilihan pembayaran seperti cicilan sampai dengan 12 bulan dengan atau tanpa menggunakan kartu kredit.

Untuk tahap pertama, Xiaomi Redmi 1S dalam jumlah terbatas akan hadir di OkeShop Mal Taman Anggrek, OkeShop Mal Kelapa Gading, OkeShop Kota Kasablanka, OkeShop Grand Indonesia, OkeShop Mal Pondok Indah, Global Teleshop Plaza Indonesia, AndroidLand Summarecon Mal Serpong dan AndroidLand Plaza Senayan.


Alasan Android Banyak Memakan Memori


Banyak yang bertanya-tanya, bagaimana bisa iPhone memiliki performa lancar tanpa ngelag dengan cuma bermodal RAM 1GB? Sedangkan Android setidaknya butuh 2GB atau bahkan 3GB untuk dapat ngebut.


Menjawab pertanyaan tersebut, sebuah situs bernama Quora, mengatakan perbedaan tersebut terletak dari fakta bahwa aplikasi Android menggunakan Java.

Pada aplikasi Java terdapat sebuah proses yang dinamakan garbage collection. Cara kerjanya adalah, segera setelah pengguna Android menutup sebuah aplikasi, garbage collection ini akan mendaur ulang memori.

Nah, permasalahannya adalah garbage collection ini membutuhkan waktu empat hingga delapan kali dari memori yang digunakan agar proses berjalan lebih cepat. Jika jumlah memori yang dibutuhkan tidak tersedia, maka otomatis proses akan berjalan lambat.

Karena iOS tidak menggunakan garbage collection, maka Apple bisa mengoperasikan aplikasi hanya menggunakan RAM 1 GB, yang mana tidak bisa dilakukan oleh Android.

Untuk lebih memperjelas konsep tersebut, sebuah skema daur ulang juga diposting dalam situs Quora.


Memang, ini cuma salah satu alasan kenapa sebuah ponsel bisa berlari maksimal. Jadi intinya adalah bagaimana terwujudnya keselarasan software dan hardware sehingga sistem secara keseluruhan bisa berjalan optimal.


 

--------------------

--------------------

--------------------